Pages

Ads 468x60px

Headlines News :

Kamis, 29 November 2012

LAPORAN PRAKTIKUM ZOOLOGI VERTEBRATA IKAN MAS ( Cyprinus carpio ) Dan IKAN LELE ( Claris batrachus )

LAPORAN PRAKTIKUM
ZOOLOGI VERTEBRATA
IKAN MAS ( Cyprinus carpio )
Dan
IKAN LELE ( Claris batrachus )

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mandiri Laporan Praktikum
Mata Kuliah : Zoologi Vertebrata
Dosen : Yuyun Maryuningsih, S.Si, M.Pd.

IAIN











Oleh :

NAMA                 : Wasilah
NIM                      : 59461291
KELAS                : Biologi D/4
KELOMPOK       : IV
ASISTTEN           : Abdul Majid
 Nia Dania



LABORATORIUM BIOLOGI
JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURDJATI
CIREBON
2010


IKAN MAS ( Cyprinus carpio )
Dan
IKAN LELE ( Claris batrachus )
I.                   TUJUAN
Untuk mengetahui Morfologi, Anatomi dan Taksonomi dari Ikan Mas dan Ikan Lele.

II.                LANDASAN TEORI
Ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha), ikan bertulang rawan (kelas Chondrichthyes), dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas Osteichthyes). Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah.
1.      HABITUS
Tubuh ikan dapat dibagi menjadi :
-          Kepala           : Mulai dari moncong sampai dengan batas tutup insang.
-          Badan           : Mulai dari belakang tutup insang sampai dengan anus.
-          Ekor  : Mulai dari belakang anus sampaidengan ujung sirip ekor.

2.      KEPALA
Pada bagian kepala dapat dijumpai adanya :
Lubang mulut ( moncong ), dapat ditarik kedepan, rabalah pada moncong yang ditarik dengan ujung jari maka akan terasa adanya tulang.
-          Premaksila     : Terletak paling ujung dari moncong bagian dorsal.
-          Admaksila     : Terletak sebelah posterior dari premaksila.
-          Maksila         : Terletak sebelah postero-laterai dari admaksila.
-          Dentale         : Merupakan tulang yang menyokong rahang bawah, terletak pada moncong sebelah bawah ( ventral ).
-          Lekuk Hidung          : Terletak pada tukak admaksila, didepan mata.
-          Mata              : Terletak postero-lateral dari lekuk hidung ( tidak mempunyai kelopak mata ).
3.      TUTUP INSANG
Terdiri dari empat potong tulang-tulang kecil, yaitu :
-          Operculum    : Terletak paling depan, merupakan tulang yang paling besar.
-          Pre-operculum           : Terletak paling depan, berupa tulang berbentuk sabit.
-          Inter-operculum        : Terletak antara operculum dan pre-operculum berupa tulang sempit berbentuk kerucut.
-          Sub-operculum          : potongan tulang keempat ini terletak posterior dari inter-operculum dan sebelah ventral dari operculum.
-          Membran Branchiostegi        : Merupakan selaput tipis dan pinggiran tutup insang sebelah posterior, berfungsi sebagai kelep untuk menahan air supaya tidak masuk kerongga insang.
-          Radial Branchiostegi                        : Berupa tiga pasang tulang-tulang membran Branchiostegi. Didalam tutup insang kita dapatkan adanya insang yang dibangun oleh lima lengkung insang yang hanya mempunyai empat filamen insang.


4.      BADAN
Seluruh badannya bersisisk. Pada kaki kanan badan terdapat linea lateralis atau gurat sisi yang memanjang dari belakang tutup insang sampai ekor. Gurat sisi ini berfungsi sebagai indera keenam untuk mengetahui besarnya arus dalam air. Tipe sisik ikan mas adalah Cycloid mempunyai garis-garis melingkar (sirkuler) dan garis-garis radier, serta berpigmen, terutama pada bagian yang tidak tertutup oleh sisik didepannya.

5.      ANUS
Berapa lubang pada sebelah ventro-posterior dari badan, sebagai tempat keluarnya faeces Porus urogenitalis, lubung ini terletak di sebelah posterior dari anus yaitu tempat keluarnya sel-sel kelamin dan air seni (urine), kedua lubang ini baik anus maupun porus urogenitalis terletak dalam satu celah.

6.      EKOR
Tipe ekor ikan mas adalah homocerk, yaitu simetris dorso-ventral dan luar sedangkan dilihat sebelah dalam dibangun oleh tulang-tulang yang asimetres di bagian dalam.
7.      ANGGOTA BADAN
Terdiri dari          :
-          Sepasang sirip dada (pecioral fin)
-          Sepasang sirip perut (abdominal fin)
-          Sirip dubur (anal fin)
-          Sirip punggung (dorsal fin)
-          Sirip ekor (caudal fin)
                     


   
III.             ALAT DAN BAHAN
III.1. ALAT
-          Bak preparat
-          Gunting
-          Cutter
-          Pinset
-          Penggaris
-          Alat tulis
-          Cairan chloroform
-          Jarum pentul

III.2. BAHAN
IKAN MAS ( Cyprinus carpio ) dan IKAN LELE ( Claris batrachus )

IV.             LANGKAH KERJA
1.      Menyiapkan semua peralatan yang akan digunakan.
2.      Melakukan pembiusan pada hewan yang ajan diamati.
3.      Mengamati bagian morfologi tubuhnya, lakukan pengukuran panjanng bagian-bagian tubuhnya dari bagian anterior sampai posterior, setelah diamati kemudian digambar.
4.      Kemudian melakukan pembedahan terhadap hewan tersebut. Mengamati bagian anatomi dan digambar.
5.      Membuat laporan sementara setelah selesai pengamatan.
6.      Merapihkan dan mempersihkan meja kerja setelah selesai melakukan pengamatan.





V.                HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
V.1. HASIL PENGAMATAN
UKURAN TUBUH IKAN MAS        ( Cyprinus carpio )
1.      Panjang keseluruhan tubuh = 25 cm
2.      Tinggi keseluruhan tubuh = 11 cm
3.      Panjang badan ikan = 10 cm
4.      Tinggi badan ikan = 9,5 cm
5.      Panjang kepala ikan = 6 cm
6.      Tinggi kepala ikan = 5 cm
7.      Panjang ekor ikan = 4 cm
8.      Tinggi ekor ikan = 9 cm
9.      Panjang Sirip dorsal = 9,5 cm
10.  Tinggi sirip dorsal = 2,5 cm
11.  Panjang sirip dada = 3,5 cm
12.  Tinggi sirip dada = 3 cm
13.  Panjang sirip perut = 5 cm
14.  Tinggi sirip perut = 4 cm
15.  Panjang sirip anus = 4,5 cm
16.  Tinggi sirip anus = 4 cm
17.  Panjang sirip ekor = 4,5 cm
18.  Tinggi sirip ekor = 10 cm
19.  Lembaran insang = 4 cm
20.  Tipe sisik = Sikloid
21.  Diameter mata = 0,5 mm
22.  Tipe mulut = Dapat Disemburkan
23.  Panjang usus = 21,5 cm

UKURAN TUBUH IKAN LELE  (Claris batrachus )
1.      Panjang keseluruhan tubuh = 21 cm
2.      Tinggi keseluruhan tubuh = 5,5 cm
3.      Panjang badan ikan = 17 cm
4.      Tinggi badan ikan = 3 cm
5.      Panjang kepala ikan = 5,5 cm
6.      Tinggi kepala ikan = 4 cm
7.      Panjang ekor ikan = 3,5 cm
8.      Tinggi ekor ikan = 3 cm
9.      Panjang Sirip dorsal = 11,5 cm
10.  Tinggi sirip dorsal = 1,5 cm
11.  Panjang sirip dada = 1 cm
12.  Tinggi sirip dada = 1 cm
13.  Panjang sirip perut = 1,5 cm
14.  Tinggi sirip perut = 9 cm
15.  Panjang sirip anus = 1 cm
16.  Tinggi sirip anus = 1 cm
17.  Panjang sirip ekor = 2,5 cm
18.  Tinggi sirip ekor = 2 cm
19.  Lembaran insang = 4 Lembar
20.  Tipe sisik = Plakoid halus tanpa sisik
21.  Diameter mata = 0,5 mm
22.  Tipe mulut = Moncong
23.  Antenna Panjang = 6 cm
24.  Antenna Pendek = 1,5 cm
25.  Panjang usus = 32 cm







V.2. PEMBAHASAN
Dari hasil praktikum yang pertama tentang zoology vertebrata dengan kelas pisces, dapat kami jelaskan dari hasil pengamatan yang telah kami lakukan dengan spesies IKAN MAS ( Cyprinus carpio ) dan IKAN LELE ( Claris batrachus ). Ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan bernapas dengan insang.
Yang pertama kami mengamati Ikan mas ( Cyprinus carpio )  merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan memanjang pipih kesamping dan lunak, yang termsuk dalam golongan teleostei. Tubuhnya terbungkus oleh kulit yang bersisik, berenang dengan menggunakan sirip dan bernafas dengan menggunakan insang. Ikan Mas mempunyai ciri-ciri badan memanjang, agak pipih, lipatan mulut dengan bibir yang halus, dua pasang kumis (babels). Ikan Mas termasuk kedalam hewan pemakan segala (omnivora) yang antaralain memakan serangga kecil, siput cacing, sampah dapur, potongan ikan, dan lain-lain. Dan tipe ekor homocerk ( bentuknya teratur ).








Mulut kecil, membelah bagian depan kepala. Sepasang mata bisa dibilang cukup besar terletak di bagian tengah kepala di kiri, dan kanan denagan diameter 0,5 mm. Sepasang lubang hidung terletak di bagian kepala. Sepasang tutup insang terletak di bagian belakang kepala. Didalam moncong atau mulut ikan mas terdapat operculum, pre-operculum dan inter-operculum. Selain itu, pada bagian bawah kepala memiliki dua pasang kumis sungut yang pendek. Ikan mas memiliki lima buah sirip, yaitu sirip punggung ( dorsal fin ) dengan panjang 9,5 cm dan tinggi 2,5 cm, sirip dada ( pecioral fin ) dengan panjang 3,5 cm dan tinggi 3 cm, sirip perut (abdominal fin ) dengan panjang 5 cm dan tinggi 4 cm, sirip dubur ( anal fin ) dengan panjang 4,5 cm dan tinggi 4 cm, dan sirip ekor ( caudal fin ) dengan panjang 4,5 cm dan tinggi 10 cm. Sirip punggung panjang terletak di bagian punggung. Sirip dada sepasang terletak di belakang tutup insang, dengan satu jari-jari keras, dan yang lainnya berjari-jari lemah. Sirip perut hanya satu terletak pada perut. Sirip dubur hanya terletak di belakang dubur. Sirip ekor juga hanya satu, terletak di belakang, dengan bentuk cagak. Insang berbentuk lembaran- lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap terdapat 4 lembar insang pada ikan mas ( Cyprinus carpio ). Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.
 






Dengan klasifikasi IKAN MAS ( Cyprinus carpio ) sebagai berikut :
Filum             : Chodata
Kelas             : Pisces
Sub Kelas      : Teleostei
Ordo              : Ostariophysi
Sub Ordo       : Cyprinoidea
Famili            : Cyprinidea
Genus            : Cyprinus
Spesies           : Cyprinus caprio L.





Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. salah satu penyesuaian ikan terhadap lingkungan ialah pengaturan keseimbangan air dan garam dalam jaringan tubuhnya, karena sebagian hewan vertebrata air mengandung garam dengan konsentrasi yang berbeda dari media lingkungannya.  Pada ikan mas juga terdapat Vesica metatoria dengan panjang 7 cm yang berfungsi sebagai pengatur tekanan osmotiknya untuk memelihara keseimbangan cairan tubuhnya setiap waktu ketika didalam air.
 







Secara morfologis, ikan mas mempunyai bentuk tubuh agak memanjang dan memipih tegak. Mulut terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut berukuran pendek. Dan hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik dan hanya sebagian kecil saja yang tubuhnya tidak ditutupi sisik. Sisik ikan mas berukuran relatif besar dan digolongkan dalam tipe sisik sikloid karena berbentuk melingkar dan beruas – ruas, ada berwarna hijau, biru, merah, kuning keemasan atau kombinasi dari warna-warna tersebut sesuai dengan rasnya. Dengan tipe ekor homocerk karena bentuknya teratur. Sedangkan untuk mengetahui  dan membedakan ikan jantan dan betina dapat dilihat dari cairan yang keluar dari anus, kalau jantan keluar cairan warna putih dan kalau betina keluar cairan warna kuning.
Yang kedua kami mengamati IKAN LELE ( Claris batrachus ) Tidak seperti ikan lainya, agak sulit untuk mengatakan bentuk badan lele secara tepat. Tengah badanya mempunyai potongan membulat, dengan kepala pipih kebawah (depressed), sedangkan bagian belakang tubuhnya berbentuk pipih kesamping (compressed), jadi pada lele ditemukan tiga bentuk potongan melintang ( pipih kebawah, bulat dan pipih kesamping). Kepala bagian atas dan bawah tertutup oleh pelat tulang. Pelat ini membentuk ruangan rongga diatas insang. Disinilah terdapat alat pernapasan tambahan yang tergabung dengan busur insang kedua dan keempat. Mulut berada diujung moncng (terminal), dengan dihiasi 4 pasang sungut. Lubang hidung yang depan merupakan tabung pendek berada dibelakang bibir atas, lubang hidung sebelah belakang merupakan celah yang kurang lebih bundar berada di belakang sungut nasal. Mata berbentuk kecil dengan tepi orbitalyang bebas.

Dengan klasifikasi IKAN LELE ( Claris batrachus ) sebagai berikut :
Kingdom         : Animalia
Sub-kingdom  : Metazoa
Phyllum           : Chordata
Sub-phyllum   : Vertebrata
Kelas             : Pisces
Sub-klas        : Teleostei
Ordo              : Ostariophysi
Sub-ordo       : Siluroidea
Familia           : Clariidae
Genus            : Clarias
Species          : Clarias batrachus
Sirip ekor membulat, tidak bergabung dengan sirip punggung maupun sirip anal. Sirip perut berbentuk membulat dan panjangnya mencapai sirip anal. Sirip dada dilengkapi sepasang duri tajam / patil. Patil ini beracun terutama pada ikan ikan remaja, sedangkan padaikan yang tua sudah agak berkurang racunya. Ikan ini memiliki kulit berlendir dan tidak bersisik (mempunyai pigmen hitam yang berubah menjadi pucat bila terkena cahaya matahari, dua buah lubang penciuman yang terletak dibelakang bibir atas, sirip punggung dan dubur memanjang sampai ke pangkal ekor namun tidak menyatu dengan sirip ekor.







Ikan lele memiliki alat pernapasan tambahan yang disebut Aborescen organ yang merupakan menbran yang berlipat-lipat penuh dengan kapiler darah. Alat ini terletak didalam ruangan sebelah atas insang. Dalam sejarah hidupnya lele lele harus mengambil oksigen dari udara langsung, untuk itu ia akan menyembul kepermukaan air. Pada ikan lele, Dan terdapat gonat sebagai tempat pembentkan sel telur atau alat kopulasi. gonad ikan lele jantan dapat dibedakan dari ciri-cirinya yang memiliki gerigi pada salah satu sisi gonadnya, warna lebih gelap, dan memiliki ukuran gonad lebih kecil dari pada betinanya. Sedangkan, gonad betina ikan lele berwarna lebih kuning, terlihat bintik-bintik telur yang terdapat di dalamnya, dan kedua bagian sisinya mulus tidak bergerigi. Sedangkan organ – organ lainya dari ikan lele itu sendiri terdiri dari jantung, empedu, labirin, gonad, hati, lambung dan anus. Ikan Lele memiliki lima buah sirip, yaitu sirip punggung ( dorsal fin ) dengan panjang 11,5 cm dan tinggi 1,5 cm, sirip dada ( pecioral fin ) dengan panjang 1 cm dan tinggi 1,5 cm, sirip perut (abdominal fin ) dengan panjang 1 cm dan tinggi 1,5 cm, sirip dubur ( anal fin ) dengan panjang 9 cm dan tinggi 1 cm, dan sirip ekor ( caudal fin ) dengan panjang 2,5 cm dan tinggi 1 cm..
Ikan Lele mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berbentuk seperti bunga karang dan dapat berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang berbentuk seperti bunga karang yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap, yakni inspirasi dan ekspirasi. Pada fase inspirasi, 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Sebaliknya pada fase ekspirasi, C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh.





























VI.             KESIMPULAN

Dapat kami simpulkan dari hasil praktikum yang telah kami lakukan dengan spesies yang kami amati spesies IKAN MAS ( Cyprinus carpio ) dan IKAN LELE ( Claris batrachus ).
 Pada Ikan Mas ikan mas ( Cyprinus carpio )  dapat kami simpulkan
1.      mempunyai bentuk tubuh agak memanjang dan memipih tegak. Lipatan mulut dengan bibir yang halus, dua pasang kumis (babels). Dan termasuk hewan omnivora atau pemakan segala.
2.      Mulut terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut berukuran pendek.
3.      Hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik dan hanya sebagian kecil saja yang tubuhnya tidak ditutupi sisik. Sisik ikan mas berukuran relatif besar dan digolongkan dalam tipe sisik sikloid karena berbentuk melingkar dan beruas – ruas, Dengan tipe ekor homocerk karena bentuknya teratur.
4.      untuk mengetahui  dan membedakan ikan jantan dan betina dapat dilihat dari cairan yang keluar dari anus, kalau jantan keluar cairan warna putih dan kalau betina keluar cairan warna kuning.

Sedangkan Ikan Lele ( Claris batrachus ) dapat kami simpulkan
mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berbentuk seperti bunga karang dan dapat berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator. pada ikan lele terdapat perbedaan pada ikan ini memiiki Labirin yang berbentuk seperti bunga karang  yang berfungsi sebagai alat bantu pernapasan ketika dilumpur, selanjutnya terdapat kelenjar gonat warna kuning sebagai tempat pembentukan sel telur atau kopulasi.


























DAFTAR PUSTAKA
Dody Hidayat dkk, 2004, Ensiklopedia umum dan IPTEK. Jakarta. PT.Lentera Abadi.
Grolier International. INC. 1988. Ilmu Pengetahuan popular jilid 5. Jakarta. PT.Widyadara.
Campbell, Reece, Mitchell. 2003. Biologi jilid II dan III. Jakarta. Erlangga.
Fitriah Eka, S.Si. M.Pd. 2011. Panduan Praktikum Zoologi vertebrata. Cirebon : Pusat Laboratorium IAIN Syekh Nurdjati.
Kimball, John W. 1998. Biologi Jilid 2. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Budiarti, Asiani, Palungkun, Roni, 1992. Dunia ikan Jakarta : Penebar Swadaya.





















2 komentar:

  1. enak y semester bawahnya..tinggal sedikit copy paste dan penyempurnaan laporan jadi dalam beberapa jam... makasih teteeeehh..he

    BalasHapus
  2. Iyah tapi jangan kopas melulu yah de

    BalasHapus